diikutsertakan dalam surat untuk Suamiku: SYS
Suamiku,
Kita sudah menjadi satu, dalam keluarga utuh….
Dalam 7 tahun berjalanan ini kita saling berguru, berguru kepada kesalahan dan memaafkan
Kesalahan yang masing-masing diperbuat menghasilkan pemikiran dan pendewasaan
Kata maaf yang terucap dengan ketulusan hati, mengajarkan kita untuk saling menyayangi
Kebahagian yang kita raih dalam suka cita hidup ini, mengajarkan kita untuk berbagi
Dalam meniti masa depan, dengan doa dan harapan di iringi perjuangan bahwa kita kembali untuk bekal…
Bekal yang akan kita persembahkan untuk pemilik diri,
Nuraniku selalu teringat akan janji kita untuk hidup dan menyatu dalam kasih kesetiaan dan perjuangan
Penderitaan, kegelisahan, telah mendidik kita bahwa hidup adalah cobaan dan butuh perjuangan
Suamiku, kau telah membantu merubah wujudku dari perempuan ragu menjadi perempuan bergelar Istri dan Ibu, ratu dalam rumah tangga utuh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Menghilangkan jejak kebaikan untuk komentar apapun sangat saya hargai.. salam